Kamis, 30 Oktober 2014

Tahap-tahap dalam proses keputusan Konsumen



Tahap-tahap dalam proses keputusan Konsumen
            Konsumen memiliki lima tahap unuk mencapai suatu keputusan pembelian dan hasilnya, yaitu :
1.      tahap pengenalan masalah
2.      tahap pencarian informasi
3.      tahap evaluasi/pilihan
4.      tahap pilihan
5.      tahap perilaku purna pmbelian

1.      tahap pengenalan masalah
pada tahap ini konsumen mengenali sebuah kebutuhan, keinginan, atau masalah. Kebutuhan pada dasarnya dapat dirangsang oleh rangsangan dari dalam atau dari luar. Perusahaan harus menentukan kebutuhan, keinginan, atau masalah mana yang mendorong konsumen untuk memulai proses membeli.
2.      Tahap pencarian informasi
Hal-hal yang paling penting untuk diketahui perusahaan adalah sumber informasi utama yang akan digunakan oleh konsumen dan pengaruhnya terhadap keputusan pembelian kemudian. Sumber-sumber informasi konsumen terbagi dalam empat kelompok, seperti:
a.       Sumber pribadi
Sumber ini didapat oleh konsumen melalui teman, keluarga, tetangga, atau kenalan
b.      Sumber komersial
Sumber ini didapat oleh konsumen melalui advertising, tenaga penjual perusahaan, para pedagang, atau melihat pameran
c.       Sumber public
Didapat oleh konsumen melalui publikasi di media massa atau lembaga konsumen
d.      Sumber eksperimental
Dapat oleh konsumen melalui penanganan langsung atau pengujian penggunan produk tersebut.
Dengan demikian, perusahaan yang sukses harus mengetahui sumber informasi konsumen dan hubungan pentingnya terhadap konsumen.
3.      Tahap evaluasi/pilihan
Setelah mendapat informasi dari sumber-sumber di atas maka masalah selanjutnya adalah bagaimana konsumen menggunakan informasi tersebut untuk tiba pada satu pilihan merk akhir dan bagaimana konsumen memilih di antara merk-merk alternative.
4.      Tahap pilihan (keputusan pembelian)
keputusan pembelian baru dapat dilakukan setelah tahap evaluasi dari berbagai merk dan ciri telah disusun menurut peringkat yang akan membentuk niat pembelian terhadap merk yang paling disukai. Namun niat pembelian belum bisa menjadi kenyataan karena masih banyak dipengaruhi oleh:
a.       Sikap orang lain.
b.      Situasi yang tak diinginkan.
5.      Tahap perilaku purna pembelian
Tugas perusahaan pada dasarnya tidak hanya berkahir setelah konsumen membeli produk yang dihasilkan, tetapi yang harus diperhatikan lebih lanjut adalah meneliti dan memonitor apakan konsumen akan mengalami tingkat kepuasan atau ketidakpuasan setelah menggunakan produk yang dibeli.

Model Perilaku Konsumen



Model Perilaku Konsumen


Stimulasi Pemasaran
Stimulasi Lainnya
1.   Produk
2.   Harga
3.   Distribusi
4.   Promosi
1.   ekonomi
2.   teknologi
3.   politik
4.   budaya

Tanggapan konsumen
1.   pilihan produk
2.   pilihan merk
3.   pilihan desain
4.   saat pembelian
5.   jumlah pembelian


 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
                                                
Kotak hitam konsumen
1.   karakteristik pembeli
2.   proses keputusan pembeli













Berdasarkan model tersebut dapat kita ketahui bahwa pengaruh rangsangan pemasaran yang terdiri atas produk, harga distribusi, dan promosi ditambah dengan rangsangan-rangsangan lainnya yang terdiri atas keadaan ekonomi, perkembangan teknologi, wawasan/pandangan atau politik dan pengaruh budaya yang menghinggapi konsumen.
Seluruh rangsangan-rangsangan tersebut akan mempengaruhi kepribadian konsumen ke dalam suatu motif (masuk melalui kotak hitam konsumen) dan menghasilkan serangkaian tanggapan konsumen.